| Nama Proyek | : | Budidaya Semangka Tanon |
| Sektor | : | Pertanian |
| Lokasi | : | Desa Gawan, Kecamatan Tanon |
| Kecamatan | : | Kec. Tanon |
| Kelurahan | : | Gawan |
FASILITAS
URAIAN PROYEK
Desa Gawan Kecamatan Tanon mempunyai keunggulan atau potensi di bidang pertania, yakni sawah tadah hujan yang ditanami semangka. Dengan sawah tadah hujan dan sarana sumur dalam, petani bisa panen empat kali selain panen padi yakni panen semangka dan melon.
Salah satu area budidaya semangka di kecamatan Tanon berada di Desa Gawan dengan lahan seluas lebih kurang 15 ha, produktivitas 199,33 kw/ha dan produksi mencapai 2.990 kw/th. Produksi semangka di daerah ini juga bisa dikolaborasikan dengan produksi di kecamatan Plupuh berada di Desa Pungsari dengan memanfaatkan area sawah tadah hujan dengan luas lebih kurang 20 ha, produktivitas semangka mencapai 186,00 kw/ha dan produksi lebih kurang 3.720 kw/th.
Varietas yang dikembangkan adalah semangka kuning, semangka kuning tanpa biji TB, semangka merah, semangka merah TB, melon kuning, melon kuning TB. Kondisi lahan yang tidak terlalu berair dan didukung dengan sistem irigasi yang memadai mampu menghasilkan semangka kualitas prima dengan kadar gula minimal 9 briks.
KONDISI EKSISTING
Area budidaya semangka di Kabupaten Sragen mencapai lebih kurang 136 Ha dengan produksi lebih kurang 3.000 ton/tahun tersebar di Kecamatan Tanon, Masaran, Plupuh dan Sumberlawang.
Di Desa Pungsari, Kecamatan Plupuh terdapat area budidaya semangka varietas Sunflower dan Bali Flower seluas lebih kurang 60 ha dengan produksi lebih kurang 19 ton/ha data per September-Oktober 2020.
Area pengembangan berupa lahan pertanian milik masyarakat.
PELUANG INVESTASI
Pengembangan, budidaya, pengolahan dan pemasaran semangka. Disamping itu, daerah ini juga berpotensi untuk pengembangan agro wisata.